Jangan Lupa Mampir Ke Norwegia Ketika Mengunjungi Swiss

Pulang dari Dolomiti kemaren, gue jadi punya gambaran, kalau misalnya pengen explore area Alps range ini, gue mungkin bakalan milih Dolomiti di Italy dibanding pegunungan yg ada di Switzerland (perbandingannya cuma 2 negara ini karena baru explore dua ini aja).

Kenapa Dolomiti? Karena harganya cukup terjangkau disini (kalau share barengan yak) cukup sewa mobil dari Venice, dan kalian bisa explore kawasan Dolomiti National Park yg luas banget, plus kelebihannya menurut gue area Dolomiti ini lebih nggak terlalu rame, seperti kawasan pegunungan es yg ada di Switzerland.

Tapi bukan berarti yg di Switzerland ini nggak bagus. Bagus banget malah, untuk bagusnya sama-sama bagus menurut gue. Cuman dari area yg gue kunjungin saat itu: Interlaken dan Jungfraujoch, adalah sangat touristy, jadi akan sangat rame orang dimana-mana, dan harganya sangat mahal, tapi untuk para traveler yg solo trip akan lebih mudah mengunjungi area yg ada di Switzerland ini, karena transportasi umum ke destinasinya cukup memadai, berbeda dg Dolomiti yg harus dijangkau dengan private car.

Jadi kalau utk solo traveler gue akan memilih kawasan Alps Mountain yg ada di Switzerland, karena untuk transportasi publiknya cukup memadai menjangkau destinasinya, walaupun daily costnya sangat mahal, apalagi harga tiket-tiket keretanya. Tapi kalau group trip, gue akan pilih Dolomiti, bisa sewa mobil, dan daily cost disini murah, dan hampir semua area wisatanya gratissss!

Flam, salah satu desa kecil yang ada di Norway, tapi cukup menarik perhatian karena dilewati rute Norway in a nutshell tour. Tanpa pernah ada rencana menginap disini, sampai bertemulah dengan beberapa traveler lain yang bikin plan super apik utk jelajahi Norway dalam waktu yg terbatas. Gue yg waktu itu solo trip udah terombang-ambing dg plan yg males bgt utk dijalanin, karena hampir sebulan lebih di Europe jd cukup merasa bosan. Beruntung ketemu dua orang ini yg bikin semangat gue naik lagi.

Gue sangat nyaranin sih tinggal semalem di Flam ini, desanya kecil banget, jumlah rumah mungkin bisa dihitung pake jari, bikin damai dan syahdu banget explore area ini. Waktu itu explore Flam jalan kaki bertiga, yg berakhir dg nyerah karena udah terlalu dingin dan mulai gelap. Disini atraksit utamanya adalah Fjords, terdapat dermaga dan shuttle bus utk orang-orang yg melewati jalur Norway in a nutshell tour, jadi cukup ramai siang hari, mulai sangat sepi menjelang sore.

Wisata Misteri Lawang Sewu Semarang

Pasti untuk telinga masyarakat Indonesia, Lawang sewu sudah tidak asing lagi. Lawang sewu sangat terkenal dengan cerita mistisnya, karena sejarah bangunannya dan banyak hal yang mengerikan terjadi disana di jaman dulu. Sehingga sekarang ini bangunan tersebut dijadikan tempat wisata mistis. Banyak masyarakat yang penasaran dengan bangunan tersebut, maka tak heran kalau pengunjung tempat ini banyak dari luar daerah. Lawang sewu dikenal juga dengan bangunan 1000 pintu, karena bangunan ini yang besar dan banyak sekali ruangan-ruangan yang tersembunyi di dalamnya. Bagi kalian yang ingin datang mengunjungi tempat ini, disarankan untuk tidak sendiri ya. Menghindari kejadian-kejadian yang tidak di inginkan. Sebelum masuk ke tempat ini, pengunjung juga akan di beritahukan beberapa aturan dan larangan yang tidak boleh dilakukan selama berada di dalam ruangan, atau selama melakukan wisata mistis. Kalian akan didampingi oleh tour guide selama berada di dalam.

Akses masuk ke dalam Lawang Sewu

Tidak sembarangan untuk masuk kedalam, walaupun dikatakan tempat wisata mistis, ada aturan yang harus kalian ketahui sebelumnya. Untuk kalian pengunjung sangat di larang keras untuk berkata kotor dan merusak fasilitas di tempat ini. Yah percaya gak percaya ya, kalau gak mau diganggu oleh makhluk gaib yang ada di sana. Bagaimana pun kita harus sopan, layaknya kita yang bertamu di rumah orang. Lokasi nya berada di jl. Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah. Tempat ini dibuka pukul 07.00 pagi sampai dengan jam 21.00 dan biaya masuk disana 1oribu rupiah untuk orang dewasa dan 5ribu rupiah untuk anak-anak. Jika kalian ingin menjelajah sampai ruang bawah, ada tambahan lagi 30ribu rupiah sebagai biaya menyewa tour guide. Karena ruang bawah tanah yang terkenal merupakan tempat yang paling angker antara semua spot dalam bangunan ini.

Sejarah Lawang Sewu

Sebenarnya nama asli tempat ini adalah Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij. Ini adalah bangunan peninggalan kolonial Belanda. Dalam bahasa Jawa di sebut “lawang sewu” yang artinya seribu pintu.
Tempat ini tidak benar-benar memiliki 1000 pintu, nyatanya tempat ini memiliki 429 pintu, namun, karena tempat ini memiliki jendela-jendela yang besar yang dari kejauhan terlihat seperti pintu, maka disebut masyarakt tempat seribu pintu.
Pada tahun 1904-1907, tempat ini merupakan gedung administrasi atau kantor kereta api milik Belanda. Lantai 1 dan 2 merupakan kantor administrasi kereta apinya. Dan lantai 3 merupakan loteng dan ruang bawah tanah difungsikan sebagai penjarah untuk tahanan di masa penjajahan. Saat Jepang masuk menjajah Indonesia, lantai 3 dan ruang bawah tanah menjadi tempat paling mengerikan bagi orang-orang netherland.
Kononnya, berdasarkan cerita masyarakat yang tinggal di sekitar tempat itu, mereka menceritakan bahwa dulu, di tempat itu ada seorang putri netherland yang sangat cantik. Dan saat Jepang masuk menjajah di Indonesia, gedung itu diambil alih oleh Jepang, para militer Jepang masuk dan mengambil ahli paksa gedung itu, dan alhasil banyak terjadi pertumpahan darah ditempat itu. Dan sang putri Belanda ini bertemu dengan para militer Jepang ini, dan langsung diperkosa bergantian oleh militer Jepang, dan akhirnya putri Belanda ini lompat bunuh diri dari gedung ini. Cerita ini menambah sentuhan mistis terhadap tempat ini.

fakta menarik lawang sewu

Kalian bisa menemukan sumur tua di halaman gedung Lawang Sewu. Banyak orang yang bilang, sering  terdengar suara-suara teriakan seperti orang kesakitan dan ketakutan dari dalam sumur. Padahal, sumur tersebut dikunci dan tidak pernah dibuka.
Selain menjadi tempat mistis, tempat ini kerap kali dijadikan tempat pasangan melakukan foto prewed loh. Lawang sewu juga pernah dinobatkan menjadi tempat kedua terangker di Asia.