JENIS-JENIS BURUNG HANTU

52 Fakta Burung Hantu yang Menakjubkan – Burungnya.com
Jenis-jenis burung hantu

Burung hantu merupakan salah satu satwa yang terkenal dengan keindahan dan juga keunikannya loh, walaupun termasuk hewan satwa yang dilindungi hewan in ibisa bisa dipelihara juga loh, dengan pesona keeksotisan burung ini tidak perlu diragukan lagi karena corak pada bulu dan warna nay membuat penampilan burung ini tampak begitu gagah.

Begitu juga dengan bagian bentuk tubuhnya yang bermacam-macam ini membuat beberapa jenis burung hantu in menjadi langka dan mempunyai harga yang fastastis jika kamu jadikan sebagai hewan peliharaan. Burung ini mempunyai karakteristik yang unik salah satunya ada pemangsa yang hanya berburu pada malam hari, keunikan ini lah yang membedakan burung hantu dengan satwa lainnya sehingga wajar saja jika jenis burung ini banyak menarik banyak perhatiaan orang.

Didalam habitannya burung ini memiliki berbagai jenis. bahkan ada jenis burung yang mempunyai habitat asli diwilayah indonesia, berikut penjelasannya jenis-jenis burung hantu yang ada diindonesia.

Jenis-jenis burung hantu yang ada di indonesia
Indonesia jua populer menggunakan kekayaan satwanya, mulai menurut satwa darat, laut, hingga aneka macam macam jenis burung. Satwa-satwa orisinil Indonesia mempunyai ciri atau karakteristik spesial yg tidak sinkron & unik lantaran menjadi negara tropis yg mempunyai iklim unik jua mensugesti tempat asli satwa-satwa liarnya. Berikut ini jenis-jenis burung hantu yang berhabitat orisinil pada daerah Indonesia:
1. serak jawa
Jenis serak jawa pula dikenal menggunakan nama barn owl menggunakan berukuran sedang & sayap yg panjang bundar , & berukuran ekor yg pendek. Biasanya kaki burung hantu jenis ini ukuran panjang kokoh & bentuk ketua yg bundar tanpa terdapat jumbaian telinga.

Keseluruhan rona burung hantu serak jawa ini merupakan pucat & matanya berwarna gelap pekat. Biasanya tempat asli burung hantu serak jawa bersarang pada perkebunan, lumbung yg telah terbengkalai, atau pepohonan lebat.

Mereka pula sanggup bersarang & bertengger pada rongga pohon atau bangunan protesis insan yang telah nir berpenghuni. Pada malam hari, Barn Owls berburu menggunakan terbang rendah diatas tempat asli terbuka, mencari fauna pengerat mini terutama menggunakan suara. Serak Jawa sanggup terbang menggunakan gaya melayang-layang buat yang khas.

2. serak bukit
Jenis Serak bukit atau oriental bay owl juga dikenal menjadi burung wowo-wiwi bagi sebagian warga Indonesia. Bentuk wajahnya mempunyai karakteristik spesial yg hampir serupa menggunakan ular sendok & bagian tubuh atasnya berwarna coklat sedikit kemerahan menggunakan corak bintik hitam & putih.

Burung hantu jenis ini tidak mengecewakan aktif waktu berburu dalam malam hari, tetapi cenderung akan kalem & duduk atau rebahan waktu siang hari. Jenis Serak bukit lebih senang memangsa fauna-fauna mini misalnya katak, ular, tikus, kadal, & serangga yang ukurannya tidak mengecewakan besar.

3. celepuk merah
Burung hantu jenis Celepuk merah mampu Grameds temukan pada banyak sekali daerah Indonesia, yakni Jawa, Kalimantan, & Sumatera. Burung jenis ini umumnya berhabitat pada hutan dataran rendah.

Biasanya rona burung hantu jenis ini merupakan kemerahan yg permukaan berwarna coklat kemerahan & mempunyai corak strip hitam & putih pada bulunya. Burung hantu jenis ini mampu dibilang tidak mengecewakan langka ditemukan lantaran habitatnya yang semakin sedikit.
Itulah beberapa jenis burung hantu yang ada diindonesia

JENIS JENIS KELINCI POPULER UNTUK DI PELIHARA

jenis jenis kelinci populer untuk di pelihara

kelinci adalah mamalia yang lucu danmemiliki bulu tebal dan lembut di sekujur tubuhnya,kelinci memiliki jenis yang sangat beragam mulai dari yang lokal sampai yang berasal dari luar negeri,kelinci juga memiliki beberapa macam jenis sebegai berikut:
1.jenis kelinci anggora

kelinci ini memiliki banyak manfaat,terutama pada bulunya.biasanya kelinci anggora di jadikan sebagai hewan peliharaan dan di negara eropa bulu kelinci ini di jadikan bahan untuk membuat wool

2.jenis kelinci rex

kelinci ini termasuk kelinci flemish,dan jenis kelinci ini berasal dari argentina dan kelinci ini di argentina di budidayakan untuk di ambil daging nya dan bulu nya maka dari itu kelinci ini bulu nya di jadikan menjadi bahan baku untuk membuat jaket|

3.jenis kelinci himalaya

kelinci ini termasuk kelinci yang cukup terkenal karena memiliki warna warna yang unik pada bagian hidung dan warna yang putih,kelinci jika melahirkan bayi hanya 2 sampai 6 ekor saja dan memiliki harga yang mahal

4.jenis kelinci dutch

kelinci ini berasal dari negara belanda, ciri ciri dari kelinci ini adalah bulunya pendek dan cukup menarik karena memiliki barbagai variasi,kelinci ini di budidayakan karena kelinci ini sanggup melahirkan hingga 6-8 ekor

5.jenis kelinci lop

kelinci ini memiliki telinga yang tegak dan kelinci ini mempunyai bentuk telinga yang menggantung dari bagian atas sampai ke pipi sehingga menyerupai dengan telinga anjing,kelinci ini jika semakin besar dan tua maka harga kelinci ini akan semakin tinggi harga kelinci ini dan bisa mencapai 4 juta rupiah

6.jenis kelinci satin

kelinci ini biasa di jadikan peliharaan namun kelinci ini juga di jadikan untuk di konsumsi,kelinci ini pu cukup unik diliat dan kelinci memiliki sifat yang cukup jinak dan sangat penurut dan karena itu kelinci ini banyak di jadikan peliharaan yang cukup menarik dan banyak disukain oleh banyak orang.

7.kelinci polish

kelinci ini banyak di katakan adalah kelinci yang paling lama karena kelinci ini dari negara belanda dan ini ditemukan pada tahun 1884, kelinci ini mampu hidup sampai dengan 7 tahun bahkan bisa lebih lama dan memiliki ciri ciri telinga pendek,mata yang sangat tajam dan berwana merah dan bulu nya juga sangat halus.

Mengenal Kura-Kura Leopard


Pembiakan Kura-kura Macan Tutul Butuh Waktu
bagaimanapun, kura-kura macan tutul mengambil lambat ke tingkat berikutnya ketika mereka memutuskan untuk memperluas keluarga. Bersiaplah untuk menunggu lebih dari setahun untuk wajah kura-kura kecil, yaitu, jika Anda mendapatkan telur di tempat pertama. Bagi pecinta spesies yang memutuskan untuk membiakkannya untuk pertama kalinya, mungkin mengecewakan mengetahui bahwa mereka tidak akan berkembang biak atau menetas semudah yang diperkirakan. Artikel ini akan membingkai dasar-dasar secara rinci, yang merupakan tempat yang baik untuk memulai bagi siapa saja yang ingin masuk ke proyek ini berpengetahuan.

Tentu, kura-kura macan tutul tetap populer karena sifatnya yang jinak dan ukurannya yang besar, tetapi Anda tidak akan menjadi kaya dengan menjualnya. Di sisi lain, jika seseorang berkembang biak karena alasan non-finansial, rumah masih perlu dialokasikan untuk setiap keturunan. Secara realistis, Anda tidak dapat menyimpan seluruhnya. Seekor betina dapat menyimpan lebih dari 20 telur dan menghasilkan beberapa cengkeraman dalam satu musim. Waktu yang diperlukan untuk keberhasilan perkembangbiakan spesies tidak sepadan dengan pengusaha swasta.

Bayi yang akan menetas adalah makhluk hidup dan berhak mendapatkan kehidupan yang baik. Setiap peternak harus bertindak secara bertanggung jawab dan memastikan sebelumnya bahwa mereka memiliki calon pemilik yang tidak akan membuangnya. Sayangnya, banyak kura-kura macan tutul yang ditinggalkan di tempat penampungan atau di alam liar, dengan keyakinan yang salah bahwa mereka akan mampu menjaga diri mereka sendiri. Beberapa mungkin bertahan, tetapi sebagian besar akan binasa karena kekurangan gizi, kehausan, tertabrak mobil, pagar listrik atau diambil oleh kebakaran hutan dan predator.

Terakhir, sebelum Anda menyiapkan pasangan dan peralatan pembiakan Anda, sentuh dasar hukum setempat Anda. Di beberapa tempat, denda dan peraturan yang ketat membatasi harapan para peternak. Di tempat lain, Anda hanya perlu mengajukan izin khusus. Di negara asalnya Afrika Selatan, memelihara, membiakkan, dan menjual kura-kura Leopard secara tidak sah tidak hanya berarti penyitaan dan denda, tetapi Anda mungkin benar-benar menghadapi hukuman penjara.

JENIS – JENIS ANJING KECIL YANG TIDAK BISA BESAR

Pasti kalian sudah tidak asing dengan orang – orang yasng suka memelihara binatang khususnya anjing. Sebagian orang mungkin lebih suka memelihara anjing jenis kecil yang tidak dapat tumbuh menjadi besar. Apabila kalian juga ingin memelihara jenis anjing seperti itu tetapi tidak tahu jenis – jenis anjing apa saja yang ada, berikut akan kami berikan beberapa pilihan untuk anda.

1. Anjing pomerian

Anjing pomerian adalah salah satu jenis anjing yang banyak di pelihara di Indonesia. Anjing ini lebih dikenal dengan sebutan anjing pom. Anjing pomerian merupakan anjing yang tidak dapat tumbuh besar dan hanya memilikoi bobot maksimal yaitu 2,5 kilogram saja. Jenis anjing ini sangat cocok untuk kalian yang ingin memelihara anjing di rumah atau apartment yang ukurannya tidak terlalu besar karena ukuran badannya yang sangat mungil.

Selain itu, anjing pomerian tergolong dalam jenis anjing yang berbulu lebat dan panjang dengabn daun telinga yang tergolong kecil dan tegak (spitz).

Anjing mungil yang berasal dari Jerman ini dapat bertahan hidup sampai usia 16 tahun, dan dalam merawat anjing ini, salah satu yang perlu di perhatikan adalah bulunya yang harus sering dirawat dan di potong agar tetap rapi karena bulunya sangat lebat dan cepat panjang.

2. Anjing pug

Anjing pug adalah salah satu jenis anjing yang tidak dapat tumbuh besar yang memiliki wajah yang lucu dan unik. Anjing jenis ini memiliki hidung yang pesek, kepala yang bulat dengan moncong pendek, serta telinga yang tipis yang membuat semua pecinta hewan yang melihatnya menjadi gemas.

Anjing pug sangat cocok untuk di pelihara di rumah karena sifatnya yang manis dan ramah terhadap anak – anak. Salah satu yang perlu diperhatikan saat kita memelihara anjing ini adalah pernafasannya karena anjing ini memiliki jenis hidung yang pendek sehingga sering terkenal flu dan masalah pernafasan lainnya.

3. Anjing shih – tzu

Anjing shih – tzu adalah anjing dengan ras tertua yang memiliki tubuh mungil yang berasal dari Tiongkok. Ciri – ciri anjing ini adalah memiliki bulu yang sangat halus dan panjang yang bisa sampai menutupi wajahnya. Karena keunikan tersebutlah banyak sekali pencinta hewan yang memelihara anjing jenis shih – tzu merias mereka dengan pita atau aksesoris lainnya agar terlihat lebih menggemaskan lagi.

Anjing Shih – tzu juga termasuk anjing yang cocok untuk di pelihara karena memiliki sifat yang ramah. Selain tidak dapat tumbuh besar karena memiliki bobot maksimal 7,2 kilogram, anjing ini juga di kenal sebagai salah satu jenis anjing yang cukup lincah dan cerdas. Anjing jenis ini dapat bertahan hidup dengan jangka waktu yang sama dengan anjing pomerian, yaitu 16 tahun.

4. Anjing Dachshunds

Apabila membahas jenis – jenis anjing mungil, tidak lengkap rasanya apabila belum menyebutkan Anjing dachshunds ini. anjing ini memiliki bobot maksimal 15 kilogram. walaupun demikian, anjing ini tetap tergolong kedalam anjing mungil karena kakinya yang kecil dan pendek. Karena keunikan tersebut juga banyak sekali pecinta anjing yang ingin memelihara anjing jenis tersebut.

Selain mudah dirawat karena anjing dachshunds tidak memiliki bulu – bulu lebat seperti anjing – anjing mungil lainnya, anjing ini juga meiliki jiwa pemberani, cerdas dan keras kepala. Walaupun secara fisik terlihat mungil, namun anjing tersebut memiliki naluri yang kuat untuk menjaga pemiliknya.

5. Anjing poodle

Anjing poodle adalah salah satu jenis anjing yang paling di pilih untuk di jadikan peliharaan oleh masyarakat Indonesia. Selain karena badannya yang mungil, anjing poodle ini memiliki bulu yang panjang dan sedikit keriting sehingga membuat siapapun yang melihatnya menjadi gemas dan ingin memeliharanya.

Anjing mungil yang berasal dari Jerman ini mampu bertahan hidup maksimal 12 sampai 15 tahun lamanya. Apabila ingin memelihara anjing poodle, di sarankan untuk menyediakan makanan dan vitamin untuk mereka karena anjing jenis ini sangat suka makan.

6. Anjing Maltese

Walaupun sekilas terlihat seperti anjing poodle, namun anjing maltese berasal dari ras yang berbeda dengan anjing poodle. Anjing maltese memiliki bulu yang tidak terlalu keriting seperti anjing poodle dan memiliki karakteristik yang aktif, jinak, lembut, responsif, dan suka bermain. Anjing jenis ini memiliki sifat pemberani dan tidak pemalu sehingga membuatnya mudah akrab dengan orang baru. Anjing mungil ini hanya memiliki bobot maksimal 4 kilogram.

7. Anjing Chihuahua

Anjing chihuahua juga merupakan salah satu jenis anjing mungil yang populer di kalangan pecinta hewan. Selain bentuknya yang menggemaskan seperti boneka, anjing ini juga memiliki sifat yang lincah. Bobot maksimal anjing chihuahua adalah 3 kilogram.

Anjing chihuahua menjadi salah satu pilihan bagi para pecinta hewan dikarenakan kelincahannya dan cara perawatannya yang lebih mudah di bandingkan dengan anjing pomerian ataupun anjing poodle.

Berikut adalah beberapa jenis anjing bertubuh mungil yang sering ditemukan di kalangan pecinta hewan di masa sekarang ini. Selain jenis – jenis anjing yang di sebutkan diatas, masih banyak lagi jenis – jenis anjing yang memiliki tubuh mungil yang cocok untuk dijadikan “teman” ataupun hewan peliharaan, seperti beagle, pomsky, frise bichon, dan masih banyak lagi.

Sekian informasi mengenai jenis – jenis anjing bertubuh mungil. Semoga bermanfaat dan membantu kalian yang ingin mencari referensi sebelum memelihara anjing.