Taiwan Punya Danau Besar Seperti Lautan

Halo Taiwan! Saya sudah bermimpi untuk mengunjungi Taiwan sejak bertahun-tahun yang lalu dan akhirnya berhasil! Begitu banyak tempat indah untuk dilihat di Taiwan! Kami pergi dari Selatan ke bagian Utara Taiwan dalam 5 hari! *sangat terburu-buru*

Kami mendapatkan pembelajaran tentang budaya otentik Taiwan, melihat keindahan Danau Sun Moon dari Kereta Gantung, berjalan-jalan di sekitar Pasar Malam di Taichung dan terkesan dengan The Iconic Landmark ‘Taipei 101’. Saya sudah merindukan segalanya tentang Taiwan!

Apakah Anda pernah ke Taiwan sebelumnya? Apa hal favorit Anda untuk dilakukan di Taiwan? Bagi saya hal tak terlupakan adalah melihat bunga sakura dan mengambil kabel untuk melihat seluruh Danau Sun Moon dari atas! Ini adalah hal yang harus dilakukan di Taiwan!

Satu lagi tempat menarik yang ada di Taiwan adalah sun moon lake atau yang biasa disebut dengan danau matahari dan bulan. Ini adalah sebuah danau ya, bukan laut. Memang ukuran danau ini tergolong besar makanya dinobatkan menjadi danau terbesar di Taiwan.

Ketika berkunjung kesini saya menaiki cable car sehingga dapat melihat dengan jelas keindahan danau dari atas. Sekelilingnya penuh dengan hutan hijau dan rindang. Ditambah lagi sudut kota taiwan juga dapat terlihat dari cable car yang saya naiki. Ini adalah salah satu pengalaman terkeren yang pernah saya alami ketika traveling.

Beneran deh, superrr cantik banget! Buat yg belum pernah naik cable car atau gondola, pengalaman ini gak boleh kalian lewatin! Sun Moon Lake dikelilingi oleh perbukitan yg cantik dengan layers yg mempesona! Gak terasa bangettt naiknya, karena aku menikmati banget eh tiba” udah sampe bawah lagi, worth it banget.

Pokoknya jika suatu saat kalian berkunjung ke Taiwan, jangan lupa untuk pergi melihat sun moon lake sejenak. Pemandangan dari sini membuat kita dapat menyadari betapa besarnya dunia ini dan betapa kecilnya manusia. Jadi, apa yang masih mau disombongkan dari diri sendiri? Di atas cable car ada langit. Di atas langit masih ada langit.

Tempat Bagus di Jakarta yang Sudah Menerapkan New Normal

YIPIW udah bisa nginep lagi bobobox id (buat yang belum tau ada fasilitas apa aja bisa langsung ke tiktok ku) BTW ada potongan harga kalo kalian pake refferal code gue BOBXRIFKIANTARIKSA lumayan kan hemat budget kalo lagi traveling. Harga dari bobobox nya aja udah terjangkau banget, apalagi kalau ditambah dengan promo. Kebayang ga sih liburan kalian akan menjadi sangat murah dan hemat.

Memasuki masa New Normal gini, Bobobox bikin program tanpa kontak, seperti yang diketahui kan untuk semua fitur yang bisa kita gunain itu ada di aplikasinya. Jadi dari mulai masuk check-in sampai masuk kamar (pod) tinggal pake handphone aja!
Walaupun ada beberapa fasilitasnya yang harus di limit untuk mengurangi angka Covid seperti komunal dan mushola. Ini nih menunjang buat new normal untuk tetap aman. Tapi jangan khawatir, beberapa fasilitas lain masih ada kok seperti biasa.

Another spot foto dijakarta check! Enak banget sunsetan disini apalagi sambil denger musik jadi berasa di canggu. VillaVi ini memang salah satu tempat foto yang instagramable banget deh pokoknya!

Sayangnya tempat ini tuh gak bisa di nginepin ya, tapi buat kalian yang mau bikin acara disini atau foto foto praweding dan semacamnya bisa banget. Biasanya mereka juga ada acara ngopi ditempat ini, kalian bisa cek sendiri langsung di IGnya ya! Save and thank me later.

Guys, gue nemu lagi nih spot keren yang bisa gue nikmatin kayak kemarin. Ternyata masih banyak spot keren untuk nikmatin sore di Jakarta kayak yang lo liat ini. Untung gue ga lupa bawa handphone vivo v19, jadi gue selalu ready untuk capture pake 48MP Clear Camera. Hasilnya yang clear bikin gue selalu semangat untuk menjalani kegiatan sampai selesai. .
Btw sekarang lo udah bisa beli produk vivo yang lo mau pake Layanan Antar ke Rumah dari vivo indonesia biar lo makin semangat berkegiatan di New Normal ini. Ayo liat info lebih lanjut di vivosmartphone.id.

Fenomena Gunung Rinjani yang Selalu Padat Pengunjung

Melihat fenomena naik gunung yang akhir-akhir ini semakin marak dan membuat gunung semakin ramai dipadati pendaki terutama ketika weekend dan liburan membuat pencari kedamaian diketinggian sedikit ketar-ketir. Sudah sangat jarang nampaknya kita dapat merasakan keheningan saat menikmati senja dan terbitnya sang fajar diketinggian. Bahkan tak sedikit kita menemukan para pendaki yang dengan lantangnya berteriak-teriak keras sesama mereka, jujur hal seperti ini sangat mengganggu, apalagi banyak yang kurang mengindahkan kelestarian alam, corat-coret sana sini, ninggalin sampah sembarangan dan banyak hal lainnya yang mengganggu.

Beruntung di tempat ini, gunung favorit bagi saya, saya masih bisa dengan tenang menikmati sunrise dan sunset ditemani kabut dan suasana yang masih hening. Bersyukur masih sedikit pendaki alay yang merusak kenyamanan tempat ini. Yuk jadi pendaki yang bijak! Agar kita semua bisa menikmati alam tanpa harus mengganggu kenyamanan sesama pendaki dan kelestarian alam itu sendiri. Karena sesungguhnya yang kami cari diketinggian bukan hanya sebatas keindahan alam, tapi juga ketenangan dan kedamaian.

Rinjani adalah raksasa, sebuah Mahakarya Tuhan yang disematkan diatas kokohnya Pulau Lombok. Menyuguhkan keindahan yang tak terbantahkan dari mulai Danau Cantiknya, Puncak Anjani, Savana, Hot Spring dan berbagai keindahan lainnya. Keindahan itu pula yang membuat banyak orang meletakkan mimpi mereka untuk berdiri diatas Puncak Anjani. Dan dari Rinjani pula banyak orang menggantungkan harapan hidupnya, terutama para porter Rinjani dan pengelola Taman Nasional ini.

26 orang asing dari berbagai daerah yang dipertemukan dan dipersatukan oleh suka dukanya Rinjani. Dari yang tadinya nggak kenal sama sekali, sampai akhirnya berani bilang ini keluarga baru. Nggak semuanya disini pendaki, hampir 60 persennya pertama kalinya mendaki, tapi mereka hebat bisa mewujudkan mimpi mereka menjejakkan kaki di Puncak Dewi Anjani. Ini salah satu highlight terbesar saya dalam perjalanan tahun ini, bisa mengantarkan dan nemenin mereka ke puncak impian, berbagi suka duka bareng-bareng selama di Rinjani dan Lombok kemaren. Biarpun kemaren jadi leader saya banyak kurangnya, tapi seneng liat tim ini masih kompak sampe sekarang.

Salah satu travelmate asik yang gue temuin pas trip panjang gue kemaren adalah sailorot. Teman dari negeri seberang yang sangat menyadari kalau Indonesia itu indahnya bukan main, dari kecil sudan sering diajak orang tuanya liburan ke Indonesia. Sudah cukup banyak destinasi-destinasi keren di negeri ini yang dikunjunginya dan semakin bikin dia ketagihan untuk traveling di Indonesia. Disaat teman-temannya banyak yang memilih liburan ke Maldives, Eropa, dan Afrika, dia mencoba melawan arus dan memilih Indonesia sebagai destinasi favoritnya. See you again next year hasif!

Pesona Sumba Timur Tidak Pernah Berubah Keindahannya

Sumba Timur, dengan segala keindahan alam dan keramahan orangnya paling mampu menawan hati siapa saja yang mengunjunginya. Kuda-kuda berlarian bebas, bukit-bukit berundak yang dihiasi rumput coklatnya, hingga anak kecil yang antusias menyambut salam hangat kita. Di Sumba Timur, perjalanan-perjalanan menjadi lebih penuh makna dan penuh warna. Begitu banyak destinasi dengan segala pesonanya, yang membuat kita rindu untuk kembali menyapanya.

Magical morning in Waerebo. Salah satu aktivitas yang paling gak boleh di lewatin ketika mengunjungi Waerebo adalah melihat aktivitas pagi masyarakat asli sini, karena di pagi hari kita bisa melihat mereka sedang menjemur bijih kopi, menenun, mengurusi ternak, dan melihat anak-anak kecil yang masih ceria bermain bersama pengunjung lainnya.

AhMazing sunset in Bwanna Beach. First time catching sunset di spot ini dan seneng banget karena ternyata bagus bangeeet! Yang biasanya kesini cuma lagi pas siang hari. Perpaduan laut dengan pantai tebing yang tinggi disini bikin pemandangan makin ciamik. Yang ke Sumba Barat Daya wajib banget sunsetan disini!

Sunrise wairinding pagi ini, makin menambah cinta dan kagum gue kepada Sumba Timur. Bukit-bukit cantiknya yang luas banget sejauh mata memandang bikin makin bersyukur bisa dikasih kesempatan buat nikmatin pemandangan secakep ini.

Road trip Sumba kali ini dipenuhi tawa ngakak dari canda receh para mulut-mulut yang gak kalah recehnya. Apalagi kalau udah ada yg nyeletuk dan dibales sama yang lain, udah deh, di goyang dikit ambyaaar.

Thank you Sumba for the great trip! Semuanya nyenengin apalagi teman-teman baru diperjalanan kali ini! Dan kali ini seneng banget bisa ngerasain nikmatnya main air di air terjun lagi setelah setahun lebih nggak pernah ke air terjun lagi. Destinasi dan teman perjalanan kali ini makin bikin susah move on dari keindahan dan keriaan sumba kemaren.

Jujur, perjalanan Sumba kemaren adalah salah satu perjalanan yang paling menyenangkan dan berkesan bagi saya. Ketemu teman-teman baru yang asik semua, ditambah dengan pemandangan dan cuaca dis Sumba yang kali ini cakep banget. Apalagi bukit-bukit di Sumba Timur yang lagi coklat banget (walaupun kali ini Kuda-kudanya pada ilang kabur entah kemana). Semoga bisa balik lagi ke Sumba dengan cerita yang nggak kalah asiknya kayak kemaren.

Fjords yang Paling Indah di Seluruh Dunia Ada Disini!

The Naerofjord adalah fjords yang paling bagus di seluruh dunia. Percaya deh pas ketika naik cruise dari Flam ke Gudvangen ini, ataupun jalur sebaliknya, pemandangan didepan mata kalian ini magical banget! Asliiiik! Apa yang diliat kadang gabisa dicapture sempurna oleh kamera. Gimana feeling kita waktu itu, gimana dinginnya disana, gimana bahagianya, gimanaaaa gimanaaa dan gimana lainnya. Kadang foto yg ditangkap cuma ala kadarnya, tapi bagi yg merasakan momennya beuhhhh gak bisa dilupain pokoknya.

Kayak waktu gue ngeliat air terjun ini, ada beberapa netizen yg jarinya saking lincahnya bilang “kayak gitu banyak di Indo bang”, ya bagi mereka yg gak ngerasain apa yg gue rasain ketika kapal gue berhenti beberapa menit didepan air terjun ini dan langsung ngerasain atmosfir dari dinginnya dan suara percikan air terjunnya langsung itu, bagusnyaaa minta ampun. Apalagi bisa liat barisan Fjords disini secara langsung tuh dream gue banget. Tapi ya bagi yg cuma ngeliat momen kayak begini dari bagus atau enggaknya bentuk air terjun, ya tetep aja bagi mereka sama aja. Mungkin bagi kalian yg suka komen atau ngeDM negatif atau kadang kasar, bagi kalian itu hal biasa aja. Tapi kadang buat gue khususnya, yang kadang juga capek jalan-jalan dan masih mau nyempetin buat share yg begini ke kalian, tapi masih aja dikomen begitu, gue sampe bingung, ini mikirnya “ini netizen yg komen begini, kurang piknik atau kurang kerjaan sih sebenernya?”

Jalan-jalan itu gak selalu tentang tempat yang bagus terus, momen yg bagus terus, capek juga kalau harus expect dan ngejar tempat bagus. Bisa nyampe ke destinasi tujuan dan pulang dg selamat aja udah harus disyukurin. Bagus atau enggak momen yg kita dapetin itu kita yg ciptain, kita yg rasain, jd blm tentu momen bagus buat gue itu bagus buat kalian. SO PLEASEEEE YAH PLEASEEEE BANGET BANGET BUAT KALIAN YG SUKA KOMEN ATAU DM NGEBANDINGIN DESTINASI YG GUE DATENGIN, stoplah yg begitu. Gue gak perlu sama sekali info dm yg begitu dari kalian. Apalagi kalau inget perjalanan gue ke Kamboja kemaren, dikomen segala macem, itu kesel sih, aslik!

Jangan Lupa Mampir Ke Norwegia Ketika Mengunjungi Swiss

Pulang dari Dolomiti kemaren, gue jadi punya gambaran, kalau misalnya pengen explore area Alps range ini, gue mungkin bakalan milih Dolomiti di Italy dibanding pegunungan yg ada di Switzerland (perbandingannya cuma 2 negara ini karena baru explore dua ini aja).

Kenapa Dolomiti? Karena harganya cukup terjangkau disini (kalau share barengan yak) cukup sewa mobil dari Venice, dan kalian bisa explore kawasan Dolomiti National Park yg luas banget, plus kelebihannya menurut gue area Dolomiti ini lebih nggak terlalu rame, seperti kawasan pegunungan es yg ada di Switzerland.

Tapi bukan berarti yg di Switzerland ini nggak bagus. Bagus banget malah, untuk bagusnya sama-sama bagus menurut gue. Cuman dari area yg gue kunjungin saat itu: Interlaken dan Jungfraujoch, adalah sangat touristy, jadi akan sangat rame orang dimana-mana, dan harganya sangat mahal, tapi untuk para traveler yg solo trip akan lebih mudah mengunjungi area yg ada di Switzerland ini, karena transportasi umum ke destinasinya cukup memadai, berbeda dg Dolomiti yg harus dijangkau dengan private car.

Jadi kalau utk solo traveler gue akan memilih kawasan Alps Mountain yg ada di Switzerland, karena untuk transportasi publiknya cukup memadai menjangkau destinasinya, walaupun daily costnya sangat mahal, apalagi harga tiket-tiket keretanya. Tapi kalau group trip, gue akan pilih Dolomiti, bisa sewa mobil, dan daily cost disini murah, dan hampir semua area wisatanya gratissss!

Flam, salah satu desa kecil yang ada di Norway, tapi cukup menarik perhatian karena dilewati rute Norway in a nutshell tour. Tanpa pernah ada rencana menginap disini, sampai bertemulah dengan beberapa traveler lain yang bikin plan super apik utk jelajahi Norway dalam waktu yg terbatas. Gue yg waktu itu solo trip udah terombang-ambing dg plan yg males bgt utk dijalanin, karena hampir sebulan lebih di Europe jd cukup merasa bosan. Beruntung ketemu dua orang ini yg bikin semangat gue naik lagi.

Gue sangat nyaranin sih tinggal semalem di Flam ini, desanya kecil banget, jumlah rumah mungkin bisa dihitung pake jari, bikin damai dan syahdu banget explore area ini. Waktu itu explore Flam jalan kaki bertiga, yg berakhir dg nyerah karena udah terlalu dingin dan mulai gelap. Disini atraksit utamanya adalah Fjords, terdapat dermaga dan shuttle bus utk orang-orang yg melewati jalur Norway in a nutshell tour, jadi cukup ramai siang hari, mulai sangat sepi menjelang sore.

Wisata Misteri Lawang Sewu Semarang

Pasti untuk telinga masyarakat Indonesia, Lawang sewu sudah tidak asing lagi. Lawang sewu sangat terkenal dengan cerita mistisnya, karena sejarah bangunannya dan banyak hal yang mengerikan terjadi disana di jaman dulu. Sehingga sekarang ini bangunan tersebut dijadikan tempat wisata mistis. Banyak masyarakat yang penasaran dengan bangunan tersebut, maka tak heran kalau pengunjung tempat ini banyak dari luar daerah. Lawang sewu dikenal juga dengan bangunan 1000 pintu, karena bangunan ini yang besar dan banyak sekali ruangan-ruangan yang tersembunyi di dalamnya. Bagi kalian yang ingin datang mengunjungi tempat ini, disarankan untuk tidak sendiri ya. Menghindari kejadian-kejadian yang tidak di inginkan. Sebelum masuk ke tempat ini, pengunjung juga akan di beritahukan beberapa aturan dan larangan yang tidak boleh dilakukan selama berada di dalam ruangan, atau selama melakukan wisata mistis. Kalian akan didampingi oleh tour guide selama berada di dalam.

Akses masuk ke dalam Lawang Sewu

Tidak sembarangan untuk masuk kedalam, walaupun dikatakan tempat wisata mistis, ada aturan yang harus kalian ketahui sebelumnya. Untuk kalian pengunjung sangat di larang keras untuk berkata kotor dan merusak fasilitas di tempat ini. Yah percaya gak percaya ya, kalau gak mau diganggu oleh makhluk gaib yang ada di sana. Bagaimana pun kita harus sopan, layaknya kita yang bertamu di rumah orang. Lokasi nya berada di jl. Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah. Tempat ini dibuka pukul 07.00 pagi sampai dengan jam 21.00 dan biaya masuk disana 1oribu rupiah untuk orang dewasa dan 5ribu rupiah untuk anak-anak. Jika kalian ingin menjelajah sampai ruang bawah, ada tambahan lagi 30ribu rupiah sebagai biaya menyewa tour guide. Karena ruang bawah tanah yang terkenal merupakan tempat yang paling angker antara semua spot dalam bangunan ini.

Sejarah Lawang Sewu

Sebenarnya nama asli tempat ini adalah Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij. Ini adalah bangunan peninggalan kolonial Belanda. Dalam bahasa Jawa di sebut “lawang sewu” yang artinya seribu pintu.
Tempat ini tidak benar-benar memiliki 1000 pintu, nyatanya tempat ini memiliki 429 pintu, namun, karena tempat ini memiliki jendela-jendela yang besar yang dari kejauhan terlihat seperti pintu, maka disebut masyarakt tempat seribu pintu.
Pada tahun 1904-1907, tempat ini merupakan gedung administrasi atau kantor kereta api milik Belanda. Lantai 1 dan 2 merupakan kantor administrasi kereta apinya. Dan lantai 3 merupakan loteng dan ruang bawah tanah difungsikan sebagai penjarah untuk tahanan di masa penjajahan. Saat Jepang masuk menjajah Indonesia, lantai 3 dan ruang bawah tanah menjadi tempat paling mengerikan bagi orang-orang netherland.
Kononnya, berdasarkan cerita masyarakat yang tinggal di sekitar tempat itu, mereka menceritakan bahwa dulu, di tempat itu ada seorang putri netherland yang sangat cantik. Dan saat Jepang masuk menjajah di Indonesia, gedung itu diambil alih oleh Jepang, para militer Jepang masuk dan mengambil ahli paksa gedung itu, dan alhasil banyak terjadi pertumpahan darah ditempat itu. Dan sang putri Belanda ini bertemu dengan para militer Jepang ini, dan langsung diperkosa bergantian oleh militer Jepang, dan akhirnya putri Belanda ini lompat bunuh diri dari gedung ini. Cerita ini menambah sentuhan mistis terhadap tempat ini.

fakta menarik lawang sewu

Kalian bisa menemukan sumur tua di halaman gedung Lawang Sewu. Banyak orang yang bilang, sering  terdengar suara-suara teriakan seperti orang kesakitan dan ketakutan dari dalam sumur. Padahal, sumur tersebut dikunci dan tidak pernah dibuka.
Selain menjadi tempat mistis, tempat ini kerap kali dijadikan tempat pasangan melakukan foto prewed loh. Lawang sewu juga pernah dinobatkan menjadi tempat kedua terangker di Asia.